Jumat, Juli 04, 2008

Tafsir QS. Annas 1-6

"katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang memelihara dan menguasai manusia(1) Raja manusia(2) Sembahan manusia(3) Dari kejahatan bisikan setan yang biasa bersembunyi(4) yang biasa membisikkan kejahatan kedalam dada manusia(5) dari golongan jin dan manusia(6)"

Dalam ayat ini terbagi dalam 2 bagian. Bagian pertama adalah tujuan atau tempat kita berlindung yaitu Tuhan yang menguasai dan memelihara manusia, Raja manusia, Sembahan manusia. Bagian kedua adalah dari apa kita berlindung, yaitu kejahatan bisikan setan yang biasa bersembunyi dan biasa membisikkan kejahatan kedalam dada manusia dari golongan jin dan manusia.

Allah SWT, memberikan pengarahan kepada Rasulullah saw, dan umatnya untuk memohon perlindungan hanya kepadaNYA, dengan meresapi makna-makna sifat Allah yakni Rabb, Malik, Ilah. Yakni berlindung dari kejahatan yang bersembunyi namun tetap dapat terus merasuk, yang tidak dapat ditolak dan dihadapi kecuali hanya dengan pertolongan dari Allah dengan tiga sifat tersebut.

Rabb adalah Tuhan yang memelihara, yang mengarahkan, yang menjaga, dan yang melindungi.
Al-malik adalah Tuhan yang berkuasa, yang menentukan keputusan, dan yang mengambil tindakan.
Al-ilah adalah Tuhan yang Maha Tinggi, yang mengungguli, yang mengurusi, yang berkuasa.

Sudah menjadi karakter setan dalam hal merasuki kejahatan kedalam dada manusia selalu bersembunyi, tanpa disadari oleh manusia. Setan akan terus masuk dan membisikkan kejahatan kedada manusia secara halus. Namun perlu disadari juga bahwa sesungguhnya setan itu tidak hanya datang dari golongan jin saja, tetapi juga dari golongan manusia. Sebagaimana kita ketahui kisah Adam a.s, yang berhasil dibisikkan setan dan akhirnya dikeluarkan ke bumi untuk menjalani hukuman akibat bisikan jahat setan.
Setan selalu bersembunyi dan siap siaga untuk membisikkan kejahatan ketika manusia tersebut lalai dari mengingat Tuhannya. Ketika manusia sedang mengingat Allah maka setan akan lari terengah-engah untuk kembali ketempat persembunyiannya sambil menunggu kesempatan berikutnya. peperangan antara manusia dan iblis (setan dari kalangan jin) tidak akan pernah berakhir sebelum datangnya hari kiamat, karena itu sudah menjadi perjanjian antara jin dan Allah. Makanya kita sebagai manusia hanya akan mampu menghadapi bisikan jahat setan tersebut dengan selalu mengingat Allah setiap saat.

Tidak ada komentar: